Back to Sistem Informasi Organisasi
Management Functions and Managerial Roles
Questions/Cues
- Mengapa organisasi memerlukan struktur yang terdefinisi?
- Bagaimana dimensi formalisasi memengaruhi efisiensi?
- Apa perbedaan technical core dan administrative support?
- Mengapa planning merupakan fungsi manajemen paling krusial?
- Bagaimana keterampilan manajer berubah berdasarkan level?
- Kapan struktur berbasis output lebih efektif daripada fungsi?
- Mengapa konsep “art vs science” penting dalam manajemen?
Reference Points
- Organisasi dan Manajemen IF3141 (Slides 2-44)
- Daft 1993 (Slide 2)
- Mullins 1996 (Slide 3)
- Mintzberg 1979 (Slide 8)
- Griffin 2003 (Slides 40-41)
Konsep Dasar Organisasi
Organisasi didefinisikan sebagai entitas terstruktur yang memiliki tujuan kolektif dan melibatkan koordinasi sekelompok orang (Daft 1993). Karakteristik utama mencakup pembagian tugas yang jelas, hierarki wewenang, serta mekanisme komunikasi formal. Contoh konkret: Rumah sakit dengan struktur departemen (bedah, radiologi, gizi) yang masing-masing memiliki tanggung jawab spesifik namun terkoordinasi untuk pelayanan pasien.
Elemen kritis organisasi meliputi interaksi manusia, tujuan bersama, dan struktur pengelolaan. Mullins (1996) menekankan bahwa organisasi efektif harus memiliki mekanisme pengarahan (directing) dan pengendalian (controlling) melalui manajemen. Analogi: Orkestra membutuhkan konduktor untuk menyelaraskan berbagai instrumen agar menghasilkan harmoni.
Dimensi Desain Organisasi
Dimensi struktural mencakup formalisasi (tingkat dokumentasi prosedur), spesialisasi (pembagian tugas), hierarki wewenang, dan sentralisasi pengambilan keputusan. Contoh: Perusahaan manufacturing dengan manual prosedur operasi standar (SOP) yang ketat menunjukkan formalisasi tinggi, sementara startup teknologi cenderung memiliki struktur lebih fleksibel.
Dimensi kontekstual meliputi ukuran organisasi, teknologi yang digunakan, lingkungan eksternal, dan budaya internal. Rumah sakit besar dengan teknologi MRI canggih memerlukan struktur berbeda dibandingkan klinik kecil karena kompleksitas operasional dan regulasi yang dihadapi.
Bagian-Bagian Organisasi
Technical core merupakan unit yang menghasilkan output utama organisasi, seperti departemen produksi di pabrik atau tenaga pengajar di universitas. Technical support membantu adaptasi teknologi, contohnya tim R&D pengembangan produk baru.
Administrative support bertanggung jawab atas kelancaran operasional harian seperti HRD dan maintenance. Manajemen terbagi menjadi top-level (strategis), middle-level (taktis), dan frontline (operasional). Contoh: CIO termasuk top management yang menentukan arah teknologi organisasi.
Fungsi dan Proses Manajemen
Proses inti manajemen menurut Nickels, McHugh & McHugh (1997) mencakup planning (menetapkan tujuan), organizing (alokasi sumber daya), leading (motivasi tim), dan controlling (evaluasi kinerja). Analogi: Pelatih tim sepakbola membuat strategi (planning), menempatkan pemain (organizing), memberi semangat (leading), dan menyesuaikan formasi selama pertandingan (controlling).
Efektivitas diukur melalui pencapaian tujuan (doing the right things), sementara efisiensi terkait optimalisasi sumber daya (doing things right). Contoh praktis: Implementasi ERP meningkatkan efisiensi dengan otomatisasi proses, tetapi hanya efektif jika selaras dengan kebutuhan bisnis.
Peran dan Level Manajerial
Mintzberg mengklasifikasikan peran manajer menjadi interpersonal (figurehead, leader), informasional (monitor, disseminator), dan decisional (entrepreneur, resource allocator). Manajer operasional lebih dominan dalam peran teknis, sementara eksekutif fokus pada peran strategis.
Keterampilan manajerial bervariasi berdasarkan level: technical skills dominan di frontline (misal: supervisor produksi), conceptual skills krusial di top management (strategi bisnis), sementara interpersonal skills diperlukan di semua level. Contoh: Manajer proyek IT membutuhkan kombinasi teknis (pemahaman sistem) dan interpersonal (koordinasi tim).
Organisasi memerlukan struktur terdefinisi dengan pembagian tugas dan hierarki wewenang untuk mencapai tujuan kolektif melalui koordinasi sumber daya. Dimensi desain mencakup aspek struktural (formalization, specialization) dan kontekstual (teknologi, lingkungan) yang saling mempengaruhi efektivitas operasional. Fungsi manajemen inti meliputi planning, organizing, leading, dan controlling yang harus diimplementasikan secara seimbang untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Peran manajerial bervariasi berdasarkan level organisasi, dengan kebutuhan keterampilan teknis, konseptual, dan interpersonal yang proporsional.
Additional Information
Perbandingan Teori Manajemen Klasik vs Kontemporer
Pendekatan klasik Frederick Taylor berfokus pada efisiensi teknis melalui spesialisasi pekerjaan, sementara teori kontemporer seperti Mintzberg menekankan adaptasi struktural berdasarkan lingkungan. Contoh: Perusahaan tradisional cenderung menggunakan struktur hierarkis kaku, sementara organisasi digital mengadopsi model jaringan yang fleksibel.
Studi Kasus: Struktur Organisasi Perusahaan Teknologi
Analisis struktur Google menunjukkan kombinasi matriks (berbasis fungsi dan produk) dengan tim ad-hoc untuk proyek inovasi. Tim kecil (5-10 orang) memiliki otonomi tinggi namun tetap terintegrasi dalam kerangka tujuan perusahaan melalui mekanisme OKR (Objectives and Key Results).
Analisis Kompleksitas Span of Control
Rentang kendali optimal bervariasi berdasarkan jenis pekerjaan: 3-7 bawahan untuk pekerjaan kompleks (R&D), 15-30 untuk pekerjaan rutin (customer service). Faktor penentu termasuk tingkat interdependensi tugas, pengalaman bawahan, dan sistem pengawasan otomatis.
Proyek Eksplorasi Mandiri
- Analisis struktur organisasi perusahaan nasional: Telusuri website resmi, identifikasi jenis struktur, dan evaluasi kecocokannya dengan bisnis inti.
- Wawancara manajer level menengah: Dokumentasikan tantangan dalam mengimplementasikan fungsi organizing di era kerja hybrid.
- Simulasi desain organisasi startup: Rancang struktur untuk perusahaan AI dengan 50 karyawan dan 3 produk berbeda.
Bacaan Lanjutan
- Mintzberg, H. (1979). “The Structuring of Organizations”
- Griffin, R.W. (2023). “Management Principles and Practices”
- Simons, R. (2005). “Designing High-Performance Jobs”
- Journal of Organizational Design: https://www.jorgdesign.springeropen.com/
- MOOC “Organizational Design” oleh Coursera: https://www.coursera.org/learn/organizational-design