Back to IF3141 Sistem Informasi
What is Architecture
Questions/Cues
- Apa definisi arsitektur menurut ISO/IEC 42010?
- Mengapa arsitektur lebih dari sekadar struktur?
- Apa peran principles dalam arsitektur?
- Bagaimana requirements dan constraints memengaruhi arsitektur?
- Apa output utama dari pekerjaan arsitektur?
Reference Points
- IF3141 Sistem Informasi (Slides 2-3)
Definisi Arsitektur (ISO/IEC 42010)
Segala sesuatu yang dapat diklasifikasikan sebagai sistem memiliki arsitektur, termasuk bangunan, organisme hidup (termasuk manusia), organisasi, sistem TI enterprise yang kompleks, aplikasi perangkat lunak, hingga komponen-komponen individual di dalamnya. Standar ISO/IEC 42010:2011 (‘Systems and software engineering – Architecture description’) mendefinisikan arsitektur sebagai:
“The fundamental organization of a system embodied in its components, their relationships to each other, and to the environment, and the principles guiding its design and evolution.”
Definisi ini menekankan empat elemen kunci: komponen sistem, relasi antar komponen, relasi terhadap environment (lingkungan), serta principles (prinsip) yang memandu desain dan evolusinya.
flowchart TD A["System Architecture<br/>(ISO/IEC 42010)"] A --> C["Components"] A --> R["Relationships<br/>(antar komponen)"] A --> E["Environment"] A --> P["Principles<br/>(guiding design & evolution)"]Contoh: Pada sebuah sistem perbankan digital, komponen mencakup modul autentikasi, core banking, dan payment gateway; relasinya adalah bagaimana mereka saling memanggil layanan; environment-nya adalah regulasi OJK dan infrastruktur cloud; sedangkan principles dapat berupa “semua transaksi harus dienkripsi end-to-end”.
Tujuan Pekerjaan Arsitektur
Tujuan utama setiap orang yang bekerja pada arsitektur adalah menentukan cara yang tepat untuk merepresentasikan deskripsi arsitektur tersebut. Representasi ini sering kali berbentuk dokumentasi yang berisi sekumpulan model yang sesuai. Model-model ini menjadi alat komunikasi antara arsitek, stakeholder, dan tim pengembang sehingga keputusan desain dapat dipahami, divalidasi, dan dievolusi secara konsisten.
Analogi: Seperti seorang arsitek bangunan yang tidak hanya membayangkan rumah di kepalanya, tetapi menuangkannya dalam blueprint, denah, dan spesifikasi material agar dapat dikomunikasikan kepada kontraktor.
Arsitektur Lebih dari Sekadar Struktur
Bagian terakhir dari definisi ISO 42010 — ”… and the principles guiding its design and evolution” — sangat penting. Hal ini menegaskan bahwa arsitektur mencakup aspek seperti requirements dan constraints (khususnya architecture principles) yang menginformasikan seperti apa arsitektur itu harus dibentuk untuk memenuhi key concerns dari major stakeholders.
Dengan kata lain, struktur (komponen dan relasinya) hanyalah satu sisi. Sisi lainnya adalah mengapa struktur itu dibentuk demikian — alasan, batasan, dan aturan yang mengarahkan keputusan saat ini maupun saat sistem berevolusi di masa depan.
Konsistensi Definisi Lintas Disiplin
Meskipun standar ISO 42010 secara spesifik ditujukan untuk systems and software engineering, definisi yang dikandungnya digunakan secara konsisten untuk merujuk pada tipe-tipe arsitektur terkait lainnya, seperti Enterprise Architecture, Solution Architecture, dan Software Architecture. Konsistensi ini memungkinkan komunikasi yang seragam antar tingkat granularitas arsitektur.
Arsitektur adalah organisasi fundamental dari sebuah sistem yang terwujud dalam komponen, relasi antar komponen, relasi terhadap environment, dan principles yang memandu desain serta evolusinya, sebagaimana didefinisikan ISO/IEC 42010:2011. Setiap entitas yang dapat disebut sistem memiliki arsitektur. Arsitektur lebih dari sekadar struktur karena mencakup requirements dan constraints (terutama architecture principles) yang memenuhi key concerns stakeholder. Tugas arsitek adalah merepresentasikan deskripsi arsitektur dalam bentuk dokumentasi dan model yang tepat, dan definisi ISO ini berlaku konsisten lintas disiplin arsitektur.
Additional Information
Komponen Deskripsi Arsitektur (ISO 42010)
Standar ISO/IEC 42010 memperkenalkan konsep kunci dalam architecture description:
- Stakeholder: pihak dengan kepentingan terhadap sistem
- Concern: kepentingan/perhatian stakeholder (misal keamanan, performa, biaya)
- Viewpoint: konvensi untuk membangun dan menggunakan sebuah view
- View: representasi sistem dari perspektif concern tertentu
- Architecture Rationale: justifikasi keputusan arsitektur
Quality Attributes (Non-Functional Requirements)
Principles dan constraints sering terkait dengan quality attributes seperti scalability, availability, maintainability, security, dan performance. Atribut ini sering disebut sebagai -ilities dan menjadi pendorong utama keputusan arsitektur ketimbang fungsionalitas semata.
Tools dan Notasi
- ArchiMate: bahasa pemodelan untuk enterprise architecture
- UML: notasi untuk software architecture
- C4 Model: pendekatan Context-Container-Component-Code untuk visualisasi
- Sparx Enterprise Architect, Archi, draw.io: tools pemodelan arsitektur
Self-Exploration Projects
- Buat deskripsi arsitektur sebuah aplikasi familiar (misal Gojek) dengan mengidentifikasi komponen, relasi, environment, dan principles.
- Tulis 5 architecture principles untuk sistem informasi akademik kampus dan jelaskan rationale-nya.
Further Reading
- ISO/IEC/IEEE 42010:2011 Systems and software engineering – Architecture description
- Bass, L., Clements, P., Kazman, R. Software Architecture in Practice
- Rozanski, N., Woods, E. Software Systems Architecture: Working with Stakeholders Using Viewpoints and Perspectives