Back to IF3211 Komputasi Domain Spesifik

Foundations of Computational Biology and Bioinformatics

Questions/Cues

  • Apa definisi computational biology menurut NIH dan disiplin apa yang berpotongan di dalamnya?
  • Apa beda bioinformatics, bio-inspired computing, biomedical engineering, dan biological computing?
  • Mengapa di kuliah ini bioinformatics ≈ computational biology?
  • Bagaimana data science berpotongan dengan bidang ini?
  • Mengapa biologi makin menjadi “computational science”?

Reference Points

  • IF3211 — Course Introduction (PPT 1, bagian Computational Biology & Bioinformatics)
  • IF3211 — Course Introduction (PPT 1, bagian Biology vs Computing)
  • IF3211 — Course Introduction (PPT 1, bagian Why Computational Biology?)

Definisi Computational Biology

Mengikuti definisi kerja NIH (2000), computational biology adalah penggunaan teknik computer science, analisis data, pemodelan matematis, dan simulasi komputasi untuk memahami sistem dan relasi biologis. Bidang ini merupakan irisan (intersection) dari computer science, biology, dan data science, dengan fondasi tambahan pada applied mathematics, molecular biology, cell biology, chemistry, dan genetics. Intinya: komputasi sebagai alat untuk menjawab pertanyaan biologi.

Bioinformatics dan Hubungannya

Bioinformatics adalah penggunaan komputasi untuk memahami dan menganalisis data biologisgenetic sequences, protein structures, dan informasi biologis lain. Jika computational biology berfokus pada pertanyaan/model, bioinformatics cenderung berfokus pada data dan pipeline analisisnya (penyimpanan, indexing, pencarian, anotasi). Dalam praktik keduanya tumpang tindih erat, sehingga kuliah ini menyatakan bioinformatics ≈ computational biology dan memakai kedua istilah secara bergantian.

Lima Disiplin yang Sering Tertukar

Deck membedakan lima bidang berdasarkan arah aliran antara biologi dan komputasi:

BidangEsensiArah
Computational Biologymemakai CS, math, statistik untuk memahami biologikomputasi → biologi
Bioinformaticsmemakai teknologi untuk menganalisis DNA/RNA/protein & Big Data biologikomputasi → data biologi
Bio-inspired Computingmemakai model biologi untuk menyelesaikan masalah CSbiologi → komputasi
Biomedical Engineeringmemakai engineering/computing untuk mengobati penyakitrekayasa → kesehatan
Biological Computingmemakai molekul biologis (DNA/protein) untuk melakukan komputasibiologi menjadi komputer

Catatan kunci: bio-inspired computing dan biological computing mudah tertukar tetapi berlawanan — yang pertama meminjam ide biologi untuk dijalankan di komputer silikon, yang kedua menjadikan molekul biologis sebagai substrat komputasi itu sendiri (mis. DNA computing).

Mengapa Computational Biology Menarik Sekarang

Deck memberi tiga alasan: (1) problemnya cukup besar sehingga memotivasi algoritma yang efisien; (2) problemnya accessible, fresh, dan menarik; (3) biologi semakin menjadi computational science. Bidang ini juga merupakan sumber pertanyaan kompleks dan data nyata, dengan aliran ide dua arah: dari biologi ke CS (mis. fragment assembly, sequence analysis, algoritma phylogenetic trees) dan dari CS ke biologi (mis. sequencing by hybridization, DNA computing).

Computational Framing: Irisan dengan Data Science

Bagi mahasiswa informatika, peta ini adalah taksonomi teknik berdasarkan substrat dan tujuan. Data science menjadi tulang punggung bioinformatics: data sekuens adalah string berukuran giga/terabyte yang menuntut struktur data efisien (suffix array, hash index, Bloom filter) dan algoritma sub-kuadratik. Computational biology menambahkan lapisan pemodelan (HMM, jaringan Bayesian, ODE) dan simulasi. Karena “problemnya cukup besar”, isu inti adalah kompleksitas asimptotik dan skalabilitas — persis ranah algoritma dan sistem terdistribusi.

flowchart TD
    CB["Computational<br/>Biology"]
    CB --> A["Computer Science"]
    CB --> B["Biology"]
    CB --> D["Data Science"]
    A --> M["Applied Math<br/>&amp; Statistics"]
    B --> MB["Molecular &amp;<br/>Cell Biology"]
    B --> G["Genetics &amp;<br/>Chemistry"]

Summary

Computational biology (definisi NIH) memakai computer science, analisis data, pemodelan matematis, dan simulasi untuk memahami sistem biologis — sebuah irisan CS, biologi, dan data science. Bioinformatics menekankan analisis data biologis (DNA, RNA, protein, Big Data); dalam kuliah ini keduanya dianggap setara. Lima bidang serupa dibedakan berdasarkan arah aliran: computational biology dan bioinformatics (komputasi → biologi), bio-inspired computing (biologi → algoritma), biomedical engineering (rekayasa → pengobatan), dan biological computing (molekul biologis sebagai substrat komputasi). Bidang ini menarik karena problemnya masif, data nyata, dan aliran ide dua arah antara biologi dan CS. Lihat juga Bio-Inspired Computing and Why Engineers Study Biology.