Back to IF3211 Komputasi Domain Spesifik

Ekspresi Gen: Proses Transkripsi dan Translasi

Pertanyaan/Petunjuk

  • Bagaimana alur informasi genetik dari DNA ke protein?
  • Apa perbedaan antara transkripsi dan translasi?
  • Mengapa kode genetik bersifat hampir universal?
  • Bagaimana struktur tRNA memungkinkan fungsi penerjemahan?
  • Apa dampak mutasi titik pada produksi protein?

Poin Referensi

  • Lecture_01_DFS.pptx (Halaman 28-31, 31-34)
  • Campbell Biology in Focus (Halaman 31-35, 42-47)
  • Genetics Tools (Halaman 82-94)

Alur Informasi Genetik

Ekspresi gen merupakan proses pengubahan informasi genetik dalam DNA menjadi produk fungsional (protein). Proses ini terdiri dari dua tahap utama: transkripsi (di nukleus) dan translasi (di sitoplasma). DNA berfungsi sebagai cetakan untuk sintesis RNA messenger (mRNA) dalam transkripsi. mRNA kemudian dibawa ke ribosom untuk diterjemahkan menjadi urutan asam amino.

Contoh analogi: DNA seperti buku resep masakan di perpustakaan (nukleus), mRNA seperti fotokopi resep yang dibawa ke dapur (sitoplasma), dan protein seperti hidangan jadi yang dimasak sesuai resep.

Mekanisme Transkripsi

Transkripsi dimulai dengan pembukaan pilinan DNA oleh enzim RNA polimerase. Proses ini melibatkan tiga tahap:

  1. Inisiasi: RNA polimerase menempel pada promotor (daerah spesifik DNA)
  2. Elongasi: Penambahan nukleotida RNA secara berurutan sepanjang cetakan DNA
  3. Terminasi: Pelepasan RNA polimerase setelah mencapai sinyal terminasi

Contoh pada gen hemoglobin: DNA mengandung urutan CTG-CTC, mRNA hasil transkripsinya adalah GAC-GAG yang mengkode asam amino glutamat.

Proses Translasi

Translasi mengubah kode mRNA menjadi rantai polipeptida dengan bantuan transfer RNA (tRNA) dan ribosom. Setiap tRNA memiliki:

  • Antikodon yang berpasangan dengan kodon mRNA
  • Situs pengikatan asam amino spesifik

Tahapan translasi:

  1. Inisiasi: Subunit ribosom kecil mengikat mRNA dan tRNA inisiator
  2. Elongasi: Penambahan asam amino sesuai urutan kodon
  3. Terminasi: Penghentian saat mencapai kodon stop (UAA, UAG, UGA)

Contoh penyakit: Mutasi pada gen hemoglobin menyebabkan substitusi asam amino glutamat menjadi valin, menghasilkan hemoglobin abnormal penyebab anemia sel sabit.

Universalitas Kode Genetik

Kode genetik bersifat hampir universal di semua organisme, dengan 64 kodon yang mengkode 20 asam amino. Ini menunjukkan nenek moyang evolusioner yang sama. Contoh: kodon AUG mengkode metionin pada manusia dan bakteri. Pengecualian terdapat pada beberapa protozoa dan mitokondria.

Ringkasan

Ekspresi gen melibatkan transkripsi DNA menjadi mRNA di nukleus dan translasi mRNA menjadi protein di ribosom. Transkripsi bergantung pada RNA polimerase yang membuka pilinan DNA, sedangkan translasi menggunakan tRNA sebagai adaptor pengkode asam amino. Kode genetik yang hampir universal memungkinkan transfer gen antar spesies. Mutasi titik dapat mengubah urutan asam amino dan menyebabkan penyakit genetik seperti anemia sel sabit. Pemahaman proses ini menjadi dasar rekayasa genetika dan terapi gen.