Back to IF3211 Komputasi Domain Spesifik

Keanekaragaman Prokariotik: Bakteri dan Archaea

Questions/Cues

  • Mengapa sistem tiga domain menggantikan klasifikasi lima kingdom?
  • Perbedaan struktural utama bakteri dan archaea?
  • Contoh adaptasi metabolisme bakteri di lingkungan ekstrem?
  • Bagaimana archaea berkerabat lebih dekat dengan eukariota?
  • Aplikasi praktis pengetahuan tentang prokariota?

Reference Points

  • Biological Diversity [part 1] (Halaman 14-15, 18-28)
  • Campbell Biology in Focus (Halaman 19-25, 26-27)

Sistem Tiga Domain Kehidupan

Klasifikasi kehidupan telah berevolusi dari sistem dua kingdom (tumbuhan/hewan) menjadi lima kingdom (termasuk Monera, Protista), hingga sistem tiga domain modern berdasarkan analisis genetik. Domain Bacteria dan Archaea merupakan prokariota, sementara Eukarya mencakup semua organisme eukariotik. Perubahan ini didorong oleh temuan bahwa archaea secara genetik lebih dekat ke eukariota daripada bakteri, meskipun secara morfologi mirip bakteri.

Contoh: Analisis gen RNA ribosom menunjukkan perbedaan signifikan pada sekuens archaea yang tidak ditemukan pada bakteri tetapi mirip eukariota. Sistem ini mengakui bahwa perbedaan molekuler lebih fundamental daripada ciri morfologi.

Karakteristik Bakteri

Bakteri merupakan prokariota dengan dinding sel mengandung peptidoglikan dan membran sel berbasis ester lipid. Mereka menunjukkan keanekaragaman metabolisme tertinggi di antara semua organisme:

  • Fotoautotrof: Cyanobacteria menghasilkan oksigen melalui fotosintesis
  • Kemoautotrof: Bakteri sulfur mengoksidasi H₂S di sumber air panas
  • Heterotrof: Escherichia coli mengurai materi organik Contoh ekologis: Bakteri termofilik seperti Thermus aquaticus hidup di sumber air panas (70°C+) dan menghasilkan enzim Taq polymerase untuk PCR.

Ciri Khas Archaea

Archaea memiliki dinding sel tanpa peptidoglikan dan membran sel dengan ikatan eter lipid yang bercabang. Mereka mendominasi lingkungan ekstrem:

  • Termofil Ekstrem: Pyrolobus fumarii tumbuh optimal pada 113°C
  • Halofil: Halobacterium hidup di danau garam (konsentrasi NaCl 30%)
  • Metanogen: Archaea anaerobik penghasil metana di rawa-rawa Contoh adaptasi: Protein archaea termofilik memiliki ikatan ionik tambahan untuk menjaga stabilitas struktural pada suhu tinggi.

Signifikansi Ekologis dan Biomedis

Prokariota memainkan peran krusial dalam:

  • Siklus Biogeokimia: Bakteri pengikat nitrogen (Rhizobium) menyuburkan tanah
  • Bioremediasi: Deinococcus radiodurans mendegradasi limbah radioaktif
  • Industri Makanan: Bakteri asam laktat untuk fermentasi yoghurt Contoh aplikasi: Insulin manusia diproduksi massal menggunakan bakteri rekombinan yang menyisipkan gen insulin manusia.

Ringkasan

Sistem tiga domain (Bacteria, Archaea, Eukarya) merefleksikan hubungan evolusioner berdasarkan perbedaan genetik fundamental, menggantikan klasifikasi lima kingdom yang kurang akurat. Bakteri dan archaea, meskipun sama-sama prokariotik, berbeda secara struktur dinding sel, komposisi membran, dan jalur metabolik. Bakteri menunjukkan keanekaragaman metabolisme tertinggi dengan aplikasi industri luas, sementara archaea mendominasi lingkungan ekstrem dan berkerabat lebih dekat dengan eukariota secara genetik. Pemahaman tentang prokariota penting untuk bioremediasi, bioteknologi, dan pemahaman evolusi kehidupan awal.