Back to Proyek Perangkat Lunak

Scrum Framework Implementation

Questions/Cues

  • Apa perbedaan utama Scrum dengan metodologi tradisional?
  • Bagaimana peran Product Owner memengaruhi prioritas proyek?
  • Mengapa Daily Scrum dibatasi 15 menit?
  • Apa fungsi Sprint Retrospective bagi tim?
  • Bagaimana Product Backlog dikelola selama sprint?

Reference Points

  • SOFTWARE PROCESS REVIEW IF3250 (Slides 24-53)

Karakteristik Utama Scrum

Scrum adalah kerangka kerja agile yang menekankan pengembangan iteratif melalui siklus kerja bulanan disebut sprint. Berbeda dengan metode tradisional, Scrum tidak menetapkan praktik rekayasa khusus tetapi menggunakan aturan generatif untuk menciptakan lingkungan adaptif.

Ciri khas Scrum meliputi:

  1. Tim yang mengorganisir sendiri - Anggota tim menentukan cara terbaik menyelesaikan pekerjaan tanpa arahan manajerial
  2. Product Backlog - Daftar dinamis berisi semua kebutuhan produk yang diprioritaskan berdasarkan nilai bisnis
  3. Sprint tetap durasi - Biasanya 2-4 minggu untuk menciptakan ritme kerja konsisten

Contoh implementasi: Sebuah tim pengembang e-commerce menggunakan sprint 3 minggu. Setiap sprint menghasilkan fitur baru seperti sistem pembayaran atau modul diskon yang langsung dapat diuji pengguna.

Peran Penting dalam Scrum

Terdapat tiga peran inti dalam Scrum:

1. Product Owner

  • Bertanggung jawab atas nilai produk dan ROI (Return on Investment)
  • Menentukan prioritas fitur dalam Product Backlog
  • Menerima/menolak hasil kerja setiap sprint
  • Contoh: PO aplikasi kesehatan mungkin memprioritaskan fitur konsultasi dokter dibandingkan desain UI

2. Scrum Master

  • Berperan sebagai fasilitator bukan manajer
  • Menghilangkan hambatan teknis/logistik
  • Memastikan penerapan nilai-nilai Scrum
  • Contoh: Mengkoordinasikan akses ke server testing yang dibutuhkan tim

3. Tim Scrum

  • Multifungsi (developer, QA, UI/UX) dengan 5-10 anggota
  • Bertanggung jawab kolektif atas hasil sprint
  • Menentukan estimasi tugas secara mandiri

Siklus Sprint dan Ritual

Sprint Planning:

  • Dibagi menjadi dua bagian:
  1. Penentuan tujuan sprint dan seleksi item Product Backlog
  2. Pembuatan Sprint Backlog (daftar tugas teknis)
  • Contoh: Memilih fitur “notifikasi WhatsApp” dari backlog kemudian memecahnya menjadi tugas desain, API, dan testing

Daily Scrum:

  • Pertemuan 15 menit setiap pagi dengan tiga pertanyaan:
  1. Pekerjaan kemarin?
  2. Rencana hari ini?
  3. Kendala yang dihadapi?
  • Bukan sesi solusi masalah tetapi komitmen tim

Sprint Review:

  • Demo hasil kerja ke stakeholder
  • Durasi maksimal 2 jam dengan persiapan minimal
  • Fokus pada umpan balik pengguna

Sprint Retrospective:

  • Evaluasi internal tim melalui pertanyaan:
  • Apa yang harus dimulai?
  • Apa yang harus dihentikan?
  • Apa yang harus dilanjutkan?
  • Contoh: Memutuskan menggunakan alat pair programming untuk mengurangi bug

Artefak Scrum

Product Backlog:

  • Daftar dinamis kebutuhan produk yang selalu di-prioritaskan ulang
  • Berisi user story (“Sebagai user, saya ingin reset password via email”)
  • Dikelola eksklusif oleh Product Owner

Sprint Backlog:

  • Subset Product Backlog untuk satu sprint
  • Berisi tugas teknis dengan estimasi jam
  • Maksimal 300 tugas dengan durasi <16 jam/tugas
  • Contoh: “Membuat endpoint API reset password - 8 jam”

Burndown Chart:

  • Visualisasi progres sprint berbasis sisa jam kerja
  • Update harian memantau produktivitas
  • Contoh: Garis turun menunjukkan penyelesaian tugas tepat waktu

Summary

Scrum merupakan kerangka kerja agile yang menggunakan sprint berdurasi tetap (2-4 minggu) untuk menghasilkan produk incremental. Tiga pilar utamanya adalah transparansi, inspeksi, dan adaptasi. Peran Product Owner menentukan prioritas bisnis, Scrum Master memfasilitasi proses, sedangkan tim multifungsi bertanggung jawab atas implementasi. Ritual utama seperti Daily Scrum dan Sprint Retrospective memastikan komunikasi berkelanjutan dan peningkatan proses iteratif. Artefak kunci seperti Product Backlog dan Burndown Chart memberikan visibilitas penuh terhadap kemajuan proyek.