Back to IF3270 Pembelajaran Mesin
Categorization of RL Agent Architectures
Questions/Cues
- Bagaimana agent dikategorikan berdasarkan komponen yang dimilikinya?
- Apa perbedaan Value Based, Policy Based, dan Actor Critic?
- Apa perbedaan agent Model Free dan Model Based?
- Mengapa mata kuliah ini berfokus pada pendekatan Model Free?
- Bagaimana taksonomi agent RL secara keseluruhan?
Reference Points
- IF3270 Pembelajaran Mesin - Reinforcement Learning (Pages 28-30)
Kategorisasi Berdasarkan Komponen
Agent RL dapat dikategorikan menurut komponen mana yang ia simpan secara eksplisit. Value Based: agent hanya menyimpan value function, sedangkan policy bersifat implisit — aksi dipilih dengan, misalnya, mengambil aksi bernilai (value) tertinggi. Policy Based: agent menyimpan policy secara langsung tanpa value function, langsung memetakan state ke aksi (atau distribusi aksi). Actor Critic: agent menggabungkan keduanya — menyimpan policy (actor) sekaligus value function (critic), sehingga critic mengevaluasi aksi yang dipilih actor untuk memandu perbaikan policy.
Kategorisasi Berdasarkan Model
Dimensi kedua membedakan apakah agent memiliki model lingkungan. Model Free: agent hanya memiliki policy dan/atau value function tanpa model lingkungan; ia belajar langsung dari pengalaman interaksi tanpa pernah memprediksi dinamika environment. Pendekatan inilah yang menjadi fokus mata kuliah ini, dan mencakup algoritma seperti SARSA, Q-Learning, hingga DQN. Model Based: agent memiliki model lingkungan (prediksi transisi state dan reward) dengan policy dan/atau value function yang bersifat opsional; model ini dapat digunakan untuk perencanaan (planning) sebelum bertindak.
Agent Taxonomy
Kedua dimensi di atas membentuk taksonomi agent yang dapat saling dikombinasikan. Sumbu pertama (Value Based / Policy Based / Actor Critic) menentukan komponen keputusan yang disimpan, sementara sumbu kedua (Model Free / Model Based) menentukan apakah agent memodelkan dinamika lingkungan. Sebuah agent nyata menempati satu posisi pada masing-masing sumbu — misalnya Q-Learning adalah value based dan model free, sedangkan algoritma seperti Dyna menggabungkan value based dengan model based.
flowchart TD AG["RL Agent"] AG --> K1["Berdasarkan Komponen"] AG --> K2["Berdasarkan Model"] K1 --> VB["Value Based<br/>(value function,<br/>policy implisit)"] K1 --> PB["Policy Based<br/>(policy,<br/>tanpa value function)"] K1 --> AC["Actor Critic<br/>(policy + value function)"] K2 --> MF["Model Free<br/>(tanpa model)<br/>fokus mata kuliah"] K2 --> MB["Model Based<br/>(dengan model lingkungan)"]
Agent RL dikategorikan pada dua dimensi. Berdasarkan komponen: Value Based (hanya value function, policy implisit), Policy Based (hanya policy, tanpa value function), dan Actor Critic (policy + value function). Berdasarkan model: Model Free (hanya policy dan/atau value function, tanpa model lingkungan — fokus mata kuliah ini) versus Model Based (memiliki model lingkungan dengan policy/value opsional). Kedua dimensi membentuk taksonomi agent yang dapat dikombinasikan untuk mendeskripsikan posisi setiap algoritma RL.
Additional Information
Trade-off Model Free vs Model Based
Model Free lebih sederhana dan tahan terhadap kesalahan pemodelan, tetapi cenderung kurang sample-efficient karena hanya belajar dari pengalaman nyata. Model Based dapat jauh lebih efisien data karena agent bisa “berlatih” pada model internal (planning), tetapi performanya bergantung pada akurasi model; model yang bias dapat menyesatkan policy.
Contoh Algoritma per Kategori
Value Based: Q-Learning, SARSA, DQN. Policy Based: REINFORCE, PPO (variannya). Actor Critic: A2C/A3C, DDPG, SAC, PPO. Model Based: Dyna-Q, MuZero, World Models. Pemetaan ini membantu memilih algoritma sesuai karakteristik masalah.
Proyek Eksplorasi Mandiri
- Buat tabel yang memetakan minimal enam algoritma RL populer ke posisi taksonomi (komponen × model).
- Bandingkan sample efficiency Dyna-Q (model based) vs Q-Learning (model free) pada grid world kecil.
- Implementasikan satu agent Actor Critic sederhana dan amati peran terpisah actor dan critic selama pelatihan.
Bacaan Lanjutan
- Sutton, R. S., & Barto, A. G. (2018). Reinforcement Learning: An Introduction (Bab 8: Planning and Learning).
- David Silver, RL Course — Lecture 1 (slide Agent Taxonomy).
- OpenAI Spinning Up — Kinds of RL Algorithms