Back to IF4033 Keamanan Siber
Arsitektur Keamanan Holistik - People, Software, dan Infrastructure
Questions/Cues
- Lapisan apa saja dalam enterprise architecture yang harus diamankan?
- Apa peran people, policy, dan procedure?
- Apa yang harus dijaga pada software system dan infrastructure?
- Mengapa keamanan dikatakan 80% tentang manusia dan proses?
Reference Points
- IF4033 Security Foundation (Slides 59-69)
- IF4033 Security Concepts (Slides 38-47)
Enterprise Architecture sebagai Lapisan Keamanan
Keamanan harus menyentuh seluruh lapisan organisasi, bukan satu komponen saja:
flowchart TB O["Organization:<br/>People, Policy, Procedure"] --> S["Software System:<br/>Application, Data, Platform"] S --> I["Infrastructure:<br/>Computer, Network"]People, Policy, Procedure
Orang harus sadar apa yang bernilai, bertindak sesuai policy, dan waspada terhadap kondisi lingkungan. Organisasi mendefinisikan policy, prosedur, serta peran dalam inisiatif keamanan informasi: right people doing the right things right.
Software System
- Application: punya security requirement dan terverifikasi pemenuhannya.
- Data: backup, disaster recovery, enkripsi bila perlu, tanda tangan digital, dan access management.
- Software platform: dimonitor terus, di-patch, dan tidak menjalankan layanan yang tidak perlu.
Infrastructure
- Computer: andal, redundan bila perlu, aman secara fisik.
- Network: firewall, DMZ (De-Militarized Zone), SSL/TLS. Daftar lengkap control ada di ISO 27001.
Keamanan adalah Soal Sistem, Bukan Hanya Teknologi
Keamanan adalah rekayasa properti non-fungsional sistem kompleks yang butuh koordinasi komponen khusus, ibarat interlocking articulated armour. Manusia adalah bagian dari sistem. Kutipan Paul Simmonds: 80% keamanan tentang orang, proses, dan prosedur; hanya 20% tentang teknologi.
Soal Persepsi
Keamanan tidak terlihat ketika bekerja, hanya terasa saat gagal. Persepsi risiko sering keliru: orang merasa naik mobil lebih aman daripada pesawat, padahal korban kecelakaan mobil per tahun di AS setara 225 kecelakaan Boeing 727.
Keamanan efektif bila melihat seluruh enterprise architecture: organisasi (people, policy, procedure), software system (application, data, platform yang di-patch dan minim layanan), dan infrastructure (komputer dan jaringan dengan firewall, DMZ, SSL/TLS). Karena merupakan rekayasa properti non-fungsional, manusia adalah bagian dari sistem (“80% orang/proses, 20% teknologi”), dan persepsi risiko sering menyesatkan.
Additional Information
Defense in Depth
Prinsip lapisan ganda ini dikenal sebagai defense in depth: kegagalan satu control tidak langsung menembus sistem. Ia juga selaras dengan prinsip least privilege dan secure by default.
Proyek Eksplorasi Mandiri
- Gambar arsitektur sebuah layanan (mis. situs kampus) lalu tandai control untuk tiap lapisan.
Bacaan Lanjutan
- ISO/IEC 27001:2022 Annex A.
- NIST Cybersecurity Framework.