Back to IF4033 Keamanan Siber

Konsep Keamanan dan Authentication

Questions/Cues

  • Apa saja tujuh konsep dasar keamanan informasi?
  • Apa yang dimaksud dengan CIA triad?
  • Apa tiga cara umum melakukan authentication?
  • Apa beda false positive dan false negative pada biometrik?
  • Apa itu client, server, dan mutual authentication?

Reference Points

  • IF4033 Security Foundation (Slides 10-17)
  • IF4033 Security Concepts (Slides 1-8)

Tujuh Konsep Keamanan

Keamanan informasi dibangun dari tujuh konsep: Confidentiality, Data/Message Integrity, Availability, Authentication, Authorization, Accountability, dan Non-Repudiation. Tiga yang pertama dikenal sebagai CIA triad:

  • Confidentiality: hanya pihak yang berhak yang boleh mengakses layanan/data.
  • Integrity: layanan harus selalu berperilaku benar dan data tidak rusak/berubah.
  • Availability: klien yang sah selalu dapat mengakses layanan, sekaligus menjaga privacy dan accountability, semuanya dalam kondisi ada ancaman dan kerentanan.

Authentication: Verifikasi Klaim

Authentication adalah verifikasi atas suatu klaim (identitas atau peran). Pertanyaan klasiknya: bagaimana Bob yakin ia berkomunikasi dengan Alice? Ada tiga cara umum:

FaktorContohKelebihanKekurangan
Something you knowPassword, PINSederhana diimplementasikan dan dipahamiMudah ditebak, dipakai ulang di banyak tempat
Something you haveOTP card (SecurID), smart card, token/iButton, kartu ATMKekuatan bergantung pada sulitnya pemalsuanBisa hilang/dicuri
Something you areSidik jari, iris, retina, wajah, suara, tanda tangan”Menaikkan standar”Salah deteksi, penerimaan sosial, privasi

One-Time Password (OTP) memakai password berbeda tiap login sehingga tidak bisa diputar ulang, tetapi sulit dihafal pengguna, karena itu biasanya dibangkitkan oleh kartu/aplikasi.

Biometrik dan Kesalahan Klasifikasi

Dalam konteks biometrik pada slide, istilahnya dibalik dari intuisi umum:

  • False positive: pengguna asli ditolak.
  • False negative: impostor diterima.

Efektivitas tiap teknik berbeda: sidik jari dinilai akurat, cepat, dan diterima luas (grade A); pengenalan wajah akurat dan makin diterima namun menimbulkan kekhawatiran privasi; scan retina/iris sangat akurat tetapi invasif sehingga penerimaannya terbatas; suara dan tanda tangan rentan spoofing/pemalsuan.

Multi-Factor dan Arah Authentication

Beberapa metode dapat digabung, misalnya kartu ATM (have) dengan PIN (know) sebagai two-factor authentication. Selain itu perlu ditanyakan siapa mengautentikasi siapa: orang ke komputer atau komputer ke komputer. Pada SSL/TLS dikenal tiga tipe:

  • Client authentication: server memverifikasi identitas klien.
  • Server authentication: klien memverifikasi identitas server.
  • Mutual authentication: keduanya saling memverifikasi.

Pengguna yang telah terautentikasi disebut principal.

flowchart TB
    AU["Authentication"] --> K["Something you KNOW<br/>password, PIN"]
    AU --> H["Something you HAVE<br/>token, smart card, OTP"]
    AU --> R["Something you ARE<br/>biometrik"]
    K --> MF["Multi-factor<br/>(gabungan faktor)"]
    H --> MF
    R --> MF

Summary

Keamanan informasi bertumpu pada tujuh konsep: confidentiality, integrity, availability (CIA triad), authentication, authorization, accountability, dan non-repudiation. Authentication memverifikasi klaim identitas dengan tiga faktor: something you know (password), have (token, smart card, OTP), dan are (biometrik), yang dapat digabung menjadi two-factor authentication. Biometrik “menaikkan standar” namun punya masalah false positive/negative, penerimaan sosial, dan privasi. Pada protokol seperti SSL dikenal client, server, dan mutual authentication, dan pengguna yang lolos disebut principal.