Back to IF4033 Keamanan Siber

Reconnaissance, Enumeration, dan Scanning dengan Nmap

Questions/Cues

  • Apa tujuan reconnaissance dan apa beda metode aktif, pasif, dan offline?
  • Apa tujuan network enumeration dan scanning?
  • Opsi Nmap apa yang penting?
  • Apa beda SYN scan dan connect scan?

Reference Points

  • IF4033 Vulnerability Assessment (Slides 17-24)

Reconnaissance

Tujuan: mengidentifikasi dan meneliti target potensial, menemukan kerentanannya, pihak ketiga yang terhubung, data yang dapat diakses, serta jalur masuk yang sudah ada maupun yang baru. Berdasarkan interaksinya:

JenisContoh
Active, onlinenmap, Shodan, vulnerability scanner, social engineering
Passive, onlineWireshark, OSINT
Offlinedumpster diving

Network Enumeration dan Scanning

Tujuan: menemukan jaringan milik target, live host, dan layanan yang berjalan. Metode: memindai semua host aktif (IP Angry Scanner, ARP scan), program pemindai host/port/service (Nmap, autoscan), DNS querying, dan route analysis (traceroute). Tool pendukung seperti WhatWeb mengidentifikasi teknologi sebuah situs.

Teknik dan Opsi Nmap

Dua teknik dasar: SYN scan (setengah terbuka; tidak menyelesaikan three-way handshake, lebih senyap) dan connect scan (menyelesaikan handshake penuh sehingga tercatat di log target).

OpsiFungsi
-sTTCP connect scan
-sSSYN scan
-sUUDP scan
-sVDeteksi versi service
-sCJalankan semua NSE script default
-ODeteksi OS
-AGabungan -sV, -sC, -O, dan traceroute
-T<n>Template timing (makin tinggi makin cepat)
flowchart LR
    RC["Recon<br/>WHOIS, OSINT"] --> EN["Enumeration<br/>live host, DNS, route"] --> SC["Scanning<br/>port, service, OS"] --> VT["Vulnerability testing"]

Summary

Reconnaissance mengumpulkan informasi target secara aktif (nmap, Shodan, social engineering), pasif (OSINT, Wireshark), atau offline (dumpster diving). Enumeration dan scanning menemukan jaringan, live host, port, dan service memakai ARP scan, DNS query, traceroute, dan Nmap (-sS, -sT, -sU, -sV, -sC, -O, -A, -T). SYN scan lebih senyap daripada connect scan.