Back to IF4033 Keamanan Siber

Dasar Kriptografi - Sejarah, Terminologi, dan Jenis Cipher

Questions/Cues

  • Apa definisi kriptografi dan bagaimana sejarahnya?
  • Apa arti plaintext, ciphertext, key, keyspace, IV, nonce, dan seed?
  • Apa beda stream cipher dan block cipher?
  • Apa itu substitusi, transposisi, dan one-time pad?
  • Apa beda metode simetris, asimetris, dan hybrid?
  • Apa itu confusion dan diffusion?

Reference Points

  • IF4033 Cryptography (Slides 2-16)

Definisi dan Sejarah

Kriptografi (“secret writing”) adalah praktik mengamankan informasi dengan mengubahnya menjadi bentuk yang tidak terbaca oleh pihak tidak berwenang. Sejarahnya:

  • Manual era (sejak ±2000 SM): pena dan kertas, mis. Scytale, Atbash, Caesar, Vigenère.
  • Mechanical era: mesin sandi, mis. Cipher Disk Konfederasi, mesin Red/Purple Jepang, Enigma Jerman.
  • Modern era: komputer, mis. Lucifer, Rijndael, RSA, ElGamal.

Terminologi

IstilahArti
PlaintextPesan dalam format alami yang terbaca
CiphertextPesan yang diubah sehingga tidak terbaca selain oleh penerima
KeyUrutan yang mengendalikan operasi algoritma
KeyspaceJumlah total kemungkinan nilai kunci
IVNilai acak untuk block cipher agar tidak muncul pola
NonceNumber used once, agar plaintext sama tidak menghasilkan ciphertext sama
SeedTitik awal inisialisasi PRNG
CryptosystemKombinasi algoritma, kunci, dan manajemen kunci

Algoritma enkripsi (cipher) boleh dipublikasikan terbuka; yang harus dilindungi hanya kunci (Kerckhoffs).

Jenis Cipher

  • Stream cipher: mengolah per bit dengan key stream; cocok untuk layanan real-time.
  • Block cipher: memecah plaintext menjadi blok sama panjang, memakai substitusi dan transposisi.

Sistem klasik: substitusi (mengganti huruf; monoalphabetic seperti Caesar), transposisi (mengubah posisi huruf), polyalphabetic (Vigenère, aritmetika modular), running key, dan one-time pad (kunci acak sepanjang pesan, dipakai sekali). Steganografi menyembunyikan pesan dalam medium lain (mis. memodifikasi color map JPEG) tanpa kunci.

Simetris, Asimetris, Hybrid

MetodeCiriMasalah
SimetrisSatu kunci untuk enkripsi dan dekripsiDistribusi kunci
AsimetrisPasangan kunci publik/privatManajemen kunci skala besar, lambat
HybridAsimetris mendistribusikan session key, simetris melakukan bulk encryptionContoh: SSL/TLS

Confusion dan Diffusion

  • Confusion: mengaburkan hubungan plaintext-kunci lewat substitusi.
  • Diffusion: menyebarkan pengaruh plaintext ke seluruh ciphertext lewat transposisi.
flowchart LR
    P["Plaintext"] -->|"Enkripsi + Kunci"| C["Ciphertext"] -->|"Dekripsi + Kunci"| P2["Plaintext"]

Summary

Kriptografi berkembang dari era manual (Caesar, Vigenère), mekanik (Enigma), hingga modern (Rijndael, RSA). Cipher dibedakan menjadi stream dan block, dengan teknik substitusi dan transposisi, serta one-time pad sebagai cipher sempurna. Metode dikelompokkan menjadi simetris (satu kunci, sulit distribusi), asimetris (pasangan kunci, lambat), dan hybrid (asimetris untuk session key, simetris untuk bulk). Kekuatan sandi bergantung pada confusion dan diffusion, dan hanya kunci yang perlu dirahasiakan.