Back to IF4033 Keamanan Siber

Incident Response dan Memory Forensics

Questions/Cues

  • Pertanyaan apa yang harus dijawab saat ada indikasi kompromi?
  • Sumber bukti apa yang paling bernilai pada sebuah host?
  • Apa saja terminologi memori (virtual, stack, heap, paging, VAD)?
  • Mengapa memori sangat kaya akan bukti dan tool apa yang dipakai?

Reference Points

  • IF4033 Computer Forensics (Slides 38-45)

Skenario: Alert di Tengah Malam

Analis SOC yang kelelahan dibangunkan oleh alert IDS baru yang ternyata bukan false positive: ada penyusup yang mencoba lateral movement di jaringan. Dari sini muncul serangkaian pertanyaan triase.

Pertanyaan Kunci

  • Apakah ada kompromi? Bagaimana akses diperoleh?
  • Kapan harus containment?
  • Berapa banyak titik akses (tambah, ubah, hapus)?
  • Apa scope insiden (host, akun)?
  • Apakah ada eksfiltrasi data?
  • Apakah ada lateral movement dan bagaimana dilakukan? Perlu menyelidiki host lain?

Sumber Bukti Potensial

Mengetahui data mana yang memberi informasi terbanyak dan mengumpulkannya cepat adalah kunci: jaringan (PCAP/NetFlow), log OS, log AV dan HIPS/HIDS, MFT, memori, pagefile, prefetch, dan registry hives pada host. Pertanyaan pada host: apa yang ditempatkan, apakah ada lateral movement, eksfiltrasi, dan host lain yang terkompromi.

Terminologi Memori

IstilahArti
Virtual memoryTiap proses punya ruang memori sendiri tanpa “bocor” ke proses lain
StackState runtime proses: variabel lokal dan fungsi
HeapAlokasi dinamis: isi file dan input pengguna
Paging/swappingHalaman memori ditulis ke disk saat memori fisik habis
VAD (Virtual Address Descriptors)Struktur pohon pencatat pemakaian alamat virtual; proses dapat direkonstruksi dengan menelusurinya
Shared memoryBerbagi bagian memori antar-proses, mis. DLL

Memory Forensics

Memori adalah salah satu data terkaya: state sistem lengkap, artefak kompromi, dan eksekusi perintah. Snapshot RAM (full physical dump, crash dump, hibernation file) memuat: proses berjalan, URL, password, kunci enkripsi, kernel module, shared library, socket terbuka, koneksi aktif, dan registry key terbuka.

  • Akuisisi: DumpIt, Fastdump Pro, Memoryze, FTK Imager.
  • Analisis: Volatility, Rekall, Redline, Responder, strings, grep.
flowchart LR
    A["Alert IDS"] --> T["Triase:<br/>kompromi?"] --> C["Collect:<br/>RAM, PCAP, log, MFT"] --> AN["Analisis<br/>(Volatility)"] --> SC["Scope & containment"]

Summary

Pada respons insiden, analis harus segera menjawab apakah ada kompromi, bagaimana akses diperoleh, scope, eksfiltrasi, dan lateral movement, dengan mengumpulkan bukti dari jaringan, log, MFT, registry, dan memori. Memory forensics menganalisis snapshot RAM untuk menemukan proses, koneksi, password, dan kunci enkripsi memakai Volatility dan kawan-kawan, karena memori menyimpan state sistem lengkap.