Back to IF4033 Keamanan Siber
Kapabilitas dan Tools Computer Forensics
Questions/Cues
- Media apa saja yang dapat menyimpan data forensik?
- Apa saja yang dapat ditemukan lewat computer forensics?
- Apa yang terjadi saat file dihapus?
- Tool dan fitur apa yang umum dipakai?
- Apa beda raw search dan indexed search?
Reference Points
- IF4033 Computer Forensics (Slides 12-13)
- IF4033 Computer Forensics (Slides 34-37)
Tipe Forensik dan Media
Tipe: network forensics, perangkat digital kecil, storage media (computer forensics), dan code analysis. Media yang berpotensi menyimpan data: komputer/laptop, iPad, iPod, smartphone, pemutar MP3, hard drive, kamera digital, USB, PDA, backup tape, CD/DVD.
Kemampuan
Dapat mengetahui perangkat eksternal yang pernah terpasang dan siapa pengaksesnya; memulihkan file terhapus; menentukan program yang berjalan; memulihkan halaman web, email (dan siapa yang membacanya), chat log; mengetahui file server yang dipakai; menemukan hidden history dokumen; memulihkan catatan telepon dan SMS; menemukan malware dan data yang dikumpulkannya.
Apa yang Terjadi Saat File Dihapus?
Pada Windows, FAT/MFT menyimpan awal dan akhir file. Saat dihapus, hanya pointer dihapus dan ruang pada FAT/MFT ditandai tersedia. Data aktual tidak dihapus: ia berada di unallocated space sampai ditimpa data baru, sehingga dapat dipulihkan.
flowchart LR F["File ada:<br/>MFT → data"] -->|"delete"| D["MFT: ditandai bebas<br/>data tetap di disk"] D -->|"ditimpa file baru"| G["Data hilang"] D -->|"forensic recovery"| R["Data dipulihkan"]Fitur Tool Forensik
Akuisisi, pelaporan, koleksi dan analisis data (file terhapus, unallocated space, file slack), pemindaian virus/logic bomb, pencarian bukti memberatkan, imaging (duplikat data asli), dan verifikasi akurasi dengan hash dan CRC.
Software Umum
ArcSight Logger, NetWitness Investigator, Quest Change Auditor, Cellebrite, Physical Analyzer, Lantern, FTK (AccessData), EnCase, dd, Autopsy, serta kategori tool pada Kali Linux (forensic hashing, imaging, suites, network/password/PDF/RAM forensics).
Strategi Pencarian
Jenis Cara Kecepatan Raw search Mencari kata kunci di seluruh drive Lambat pada drive besar Indexed search Drive diindeks dulu Indexing lama, pencarian instan
Computer forensics dapat memulihkan file terhapus, riwayat perangkat/aplikasi, email, chat, dan jejak malware dari berbagai media. Saat file dihapus, hanya pointer di FAT/MFT yang dibuang sehingga data tetap di unallocated space hingga tertimpa. Tool seperti FTK, EnCase, Autopsy, dd menyediakan akuisisi, imaging terverifikasi hash, analisis file slack, serta pencarian raw atau indexed.
Additional Information
Catatan Modern
Pada SSD, perintah TRIM dan wear leveling membuat data terhapus jauh lebih sulit dipulihkan dibanding HDD; enkripsi disk penuh (BitLocker, FileVault) membuat akuisisi mati (dead-box) berguna hanya jika kunci tersedia, sehingga live acquisition makin penting.
Proyek Eksplorasi Mandiri
- Pada image disk uji (mis. dari NIST CFReDS), pakai Autopsy untuk memulihkan file terhapus dan menyusun timeline aktivitas.
Bacaan Lanjutan
- NIST CFReDS (Computer Forensic Reference Data Sets).
- Altheide & Carvey. Digital Forensics with Open Source Tools.