Back to IF4054 Pengoperasian Sistem Perangkat Lunak

MLOps Flow - Development, Serving and Monitoring

Questions/Cues

  • Apa saja tahapan dalam alur MLOps?
  • Apa isi tahap model development?
  • Bagaimana model yang sudah divalidasi disajikan (serving)?
  • Mengapa monitoring memicu iterasi baru?

Reference Points

  • IF4054 DevOps to MLOps + DataOps (Slides 9-12)

Alur MLOps

Alur MLOps bersifat siklus: data disiapkan, model dikembangkan, divalidasi, di-deploy, lalu dimonitor; hasil monitoring dapat memicu iterasi baru.

flowchart TD
    D["Data<br/>gathering and prep"] --> M["Model<br/>development"]
    M --> V["Validation"]
    V --> S["Deployment<br/>and serving"]
    S --> MO["Monitoring"]
    MO -->|"drift atau<br/>performa turun"| D

Model Development

Tujuh langkah pada slide:

  1. Establish business objectives — tentukan masalah bisnis dan metrik keberhasilan.
  2. Data sources — identifikasi dan akses sumber data.
  3. Exploratory Data Analysis (EDA) — pahami distribusi dan kualitas data.
  4. Feature engineering and selection.
  5. Training and evaluation.
  6. Validation — uji pada data yang belum pernah dilihat.
  7. Reproducibility — hasil harus dapat diulang (data, kode, parameter, lingkungan).

Deployment and Serving

Model tervalidasi di-deploy ke lingkungan target. Opsi pada slide:

  • Microservice dengan REST API untuk prediksi online.
  • Embedded model pada perangkat edge atau mobile.
  • Bagian dari batch prediction system.

Monitoring

Performa model dipantau terus-menerus; penurunan performa (mis. akibat drift) dapat memicu iterasi baru pada proses ML.

Summary

Alur MLOps adalah siklus: persiapan data → model development (tujuan bisnis, sumber data, EDA, feature engineering, training/evaluasi, validasi, reproducibility) → deployment dan serving (REST microservice, embedded edge/mobile, atau batch) → monitoring yang dapat memicu iterasi baru. Reproducibility dan monitoring terhadap drift adalah pembeda utama dari DevOps biasa.