Back to IF4054 Pengoperasian Sistem Perangkat Lunak

MLOps Maturity Levels 0 to 2

Questions/Cues

  • Apa ciri MLOps level 0 (manual)?
  • Apa yang berubah pada level 1 (ML pipeline automation)?
  • Apa tambahan pada level 2 (CI/CD pipeline automation)?
  • Mengapa tingkat otomasi menentukan kemampuan beradaptasi?

Reference Points

  • IF4054 DevOps to MLOps + DataOps (Slides 13-15)

Tiga Level Kematangan

Slide mengikuti model kematangan MLOps dari Google Cloud. Semakin tinggi level, semakin sedikit langkah manual dan semakin cepat model diperbarui.

LevelNamaCiri utama
0ManualProses manual dan berbasis skrip, tanpa CI/CD, ML dan operations terputus, rilis jarang, tanpa monitoring performa aktif
1ML pipeline automationPelatihan model diotomasi sebagai pipeline, sehingga model dapat dilatih ulang secara kontinu
2CI/CD pipeline automationPipeline itu sendiri dibangun, diuji, dan di-deploy otomatis lewat CI/CD

Level 0: Manual

Data scientist menyerahkan model hasil notebook kepada engineer untuk di-deploy. Karena disconnection antara ML dan operations, rilis jarang, dan tidak ada pemantauan aktif sehingga degradasi model sulit terdeteksi.

Level 1: Otomasi Pipeline ML

Langkah-langkah (data validation, training, evaluasi, validasi model) dirangkai menjadi pipeline sehingga continuous training dimungkinkan ketika data baru atau drift terdeteksi.

Level 2: Otomasi CI/CD

Kode pipeline, komponen, dan model melewati build, test, dan deploy otomatis. Tim dapat bereksperimen cepat dengan ide baru dan merilisnya dengan aman.

Summary

MLOps level 0 manual dan berbasis skrip tanpa CI/CD (ML terputus dari operations, rilis jarang, tanpa monitoring). Level 1 mengotomasi pipeline ML sehingga model dapat dilatih ulang terus-menerus. Level 2 menambahkan otomasi CI/CD pada pipeline itu sendiri. Makin tinggi level, makin cepat dan andal model diperbarui dalam menghadapi drift.