Back to IF5161 Keamanan Data dan Perangkat Lunak

Information Security dan Properti CIA

Questions/Cues

  • Bagaimana NIST dan ISO 27000 mendefinisikan keamanan informasi?
  • Apa itu triad Confidentiality, Integrity, Availability, dan mengapa disebut fondasi?
  • Properti tambahan apa saja (authenticity, accountability, non-repudiation, reliability) dan apa bedanya?
  • Bagaimana sistem perangkat lunak berinteraksi dengan organisasi, orang, prosedur, dan kebijakan?
  • Bagaimana setiap properti terlihat dalam kasus nyata (DVD-Factory)?

Reference Points

  • IF5161 — W01 Introduction to Data & Software Security, “Information Security” s.d. “Concepts at Case (3)“

Definisi Keamanan Informasi

NIST mendefinisikan keamanan informasi sebagai upaya melindungi informasi dan sistem informasi dari akses, penggunaan, pengungkapan, gangguan, modifikasi, atau perusakan yang tidak sah demi menjaga integrity, confidentiality, dan availability. ISO 27000:2018 meringkasnya sebagai preservation of confidentiality, integrity, and availability of information. Jadi inti keduanya sama: keamanan informasi bukan sekadar “anti-peretas”, melainkan menjaga sifat-sifat tertentu dari informasi sepanjang siklus hidupnya.

Selain tiga sifat inti, standar yang sama mengizinkan sifat lain dilibatkan sesuai konteks: authenticity, accountability, non-repudiation, dan reliability.

Properti Keamanan

PropertiDefinisi singkatPertanyaan pemandu
ConfidentialityInformasi tidak tersedia/terungkap kepada individu, entitas, atau proses yang tidak berwenangSiapa yang boleh melihat?
IntegrityAkurasi dan kelengkapan informasiApakah data tidak berubah tanpa izin?
AvailabilityDapat diakses dan digunakan sesuai permintaan oleh entitas berwenangApakah bisa dipakai saat dibutuhkan?
AuthenticityEntitas memang seperti yang diklaimnyaApakah ini benar-benar dia?
AccountabilityTindakan entitas dapat ditelusuri secara unik kepadanya (NIST)Siapa yang melakukan ini?
Non-repudiationKemampuan membuktikan terjadinya suatu aksi beserta pelakunyaBisakah pelaku mengelak?
ReliabilityPerilaku dan hasil konsisten sesuai maksudApakah selalu berperilaku semestinya?

Accountability dan non-repudiation sering tertukar: accountability adalah kemampuan menelusuri (log), sedangkan non-repudiation adalah kemampuan membuktikan ke pihak ketiga sehingga pelaku tidak bisa menyangkal (tanda tangan digital).

Konteks Sistem Perangkat Lunak

Perangkat lunak tidak berdiri sendiri. Ia bagian dari sistem sosio-teknis: organisasi (orang, prosedur, kebijakan) berinteraksi dengan software system (aplikasi, framework, database engine, process engine), yang berjalan di atas infrastruktur (komputer dan jaringan), dan menghasilkan data/file. Control hadir di semua lapisan ini, tidak hanya di kode.

flowchart TB
    ORG["Organisasi<br/>People / Procedure / Policy"]
    SW["Software System<br/>Application / Framework<br/>Database Engine / Process Engine"]
    INF["Infrastructure<br/>Computer / Network"]
    DATA["Data / File / Information"]
    CTRL["Control"]
    ORG --> SW
    SW --> INF
    SW --> DATA
    CTRL -.melindungi.-> ORG
    CTRL -.melindungi.-> SW
    CTRL -.melindungi.-> INF

Properti dalam Kasus DVD-Factory

Bob (PCs-R-US) memesan suku cadang lewat situs B2B DVD-Factory. Setiap properti punya padanan konkret:

  • Availability — situs DVD-Factory berjalan 24/7.
  • Authentication — Bob membuktikan dirinya ke DVD-Factory, dan server membuktikan dirinya ke Bob (sertifikat; ikon gembok di browser).
  • Confidentiality — browser dan web server membangun koneksi terenkripsi.
  • Integrity — checksum di setiap paket TCP/IP, dan SSL memakai MAC.
  • Accountability — DVD-Factory mencatat bahwa Bob memesan Sony DVD-R 1100.
  • Non-repudiation — Bob tidak dapat menyangkal pesanannya.
  • Reliability — sistem pemesanan benar-benar merekam pesanan Bob.

Summary

Keamanan informasi (NIST/ISO 27000) adalah upaya menjaga confidentiality, integrity, availability (CIA) informasi dari akses, modifikasi, atau gangguan tidak sah. Dalam praktik, triad ini diperluas dengan authenticity, accountability, non-repudiation, dan reliability. Karena perangkat lunak adalah bagian dari sistem sosio-teknis yang melibatkan orang, prosedur, kebijakan, dan infrastruktur, setiap properti harus dipenuhi oleh kombinasi control di berbagai lapisan, bukan hanya oleh kode.