Back to IF5161 Keamanan Data dan Perangkat Lunak
Vulnerability Management dan Taksonomi CWE CVE CVSS
Questions/Cues
- Apa itu vulnerability management dan lima tahap siklusnya?
- Jenis kerentanan apa saja yang ada (aplikasi, jaringan, sistem, fisik, manusia, data)?
- Apa hubungan CWE, CVE, dan CVSS?
- Mengapa taksonomi penting dalam SDLC?
- Apa saja kategori kerentanan tingkat tinggi di luar OWASP Top 10?
Reference Points
- IF5161 — W06 Bugs, Vulnerability, Program Analysis, and Testing, “Vulnerability Management” s.d. “How Vulnerability – CVE – CWE are related”
Vulnerability Management
Proses berkelanjutan (bukan proyek sekali) untuk menemukan, menilai, memprioritaskan, dan memperbaiki kelemahan sebelum dieksploitasi.
flowchart LR A["1. Asset discovery<br/>& inventory"] --> B["2. Identifikasi<br/>(scan, pentest, review)"] B --> C["3. Risk assessment<br/>(CVSS, exploitability, bisnis)"] C --> D["4. Remediasi<br/>(patch, konfigurasi,<br/>fix kode, compensating)"] D --> E["5. Verifikasi & pelaporan<br/>(mean time to remediate)"] E --> AJenis Kerentanan
Jenis Contoh Application-layer injection, broken auth/access control, XSS, insecure deserialization, misconfiguration Network lalu lintas tak terenkripsi, port terbuka, aturan firewall lemah System/konfigurasi OS belum ditambal, kredensial default, privilege berlebih Hardware/fisik firmware flaw, side-channel Manusia/proses rentan phishing, awareness lemah, celah IR Data data tak terenkripsi (rest/transit), key management lemah, access control store sensitif lemah Kategori Tingkat Tinggi
Selain OWASP, kelompok besar mencakup: input validation & injection, memory safety violations (buffer overflow, UAF, type confusion; dominan di C/C++), authentication & authorization (IDOR/BOLA, privilege escalation, session fixation), cryptographic failures, resource & state management (race condition, deadlock, resource exhaustion), serta misconfiguration & supply chain. Tiap kategori berpetakan ke CWE dan CVE nyata.
CWE, CVE, CVSS
Istilah Makna Contoh CWE (MITRE) Taksonomi jenis kelemahan akar masalah CWE-79 (XSS), CWE-89 (SQLi), CWE-306 (Missing Authentication) CVE Satu instans kerentanan pada produk tertentu, dipetakan ke satu/lebih CWE CVE-2021-44228 CVSS Skor keparahan 0–10 (exploitability + impact) untuk CVE 10.0 (Log4Shell) Alur: CWE (kelas) → CVE (instans) → CVSS (keparahan).
Views CWE: CWE-699 (Software Development; dikelompokkan menurut konsep SDLC) dan CWE-1000 (Research Concepts; menurut perilaku abstrak). Hierarki abstraksi: Pillar → Class → Base → Variant.
Mengapa Taksonomi Penting
- Komunikasi terstandar antara Dev, Sec, dan Ops.
- Root cause analysis: dari menambal bug satu per satu menjadi memperbaiki cacat sistemik (“mengapa kita punya 50 CWE-89?”).
- Otomasi: SAST/DAST memetakan temuan ke CWE untuk pelacakan, deduplikasi, dan mengurangi alert fatigue.
- Metrik dan prioritas: defense density per kategori, CWE Top 25 untuk prioritas berdasar prevalensi eksploit.
Vulnerability management adalah siklus berkelanjutan: inventaris, identifikasi, penilaian risiko, remediasi, verifikasi. CWE mengklasifikasikan jenis kelemahan, CVE mengidentifikasi instans nyata, dan CVSS menilai keparahannya. Taksonomi memungkinkan komunikasi seragam, analisis akar masalah sistemik, otomasi tooling, dan prioritas berbasis data (CWE Top 25).
Additional Information
Prioritisasi di Luar CVSS
CVSS saja sering menyesatkan: pertimbangkan EPSS (probabilitas dieksploitasi), katalog CISA KEV (known exploited vulnerabilities), keterjangkauan kode (reachability), dan konteks bisnis. Prioritas efektif = severity x exploitability x exposure x aset kritis.
Proyek Eksplorasi Mandiri
- Ambil 5 CVE terbaru pada library yang Anda pakai; tulis CWE, CVSS, EPSS, dan putuskan prioritas patch.
- Petakan temuan SAST proyek Anda ke CWE dan buat histogram per kategori.
Bacaan Lanjutan
- MITRE CWE Top 25
- FIRST CVSS v3.1/v4.0 specification dan EPSS
- CISA Known Exploited Vulnerabilities Catalog