Back to IF4020 Kriptografi

Caesar Cipher dan ROT13

Questions/Cues

  • Apa ciri kriptografi klasik dan mengapa masih dipelajari?
  • Apa dua teknik dasar penyusun cipher klasik?
  • Bagaimana rumus enkripsi dan dekripsi Caesar cipher?
  • Bagaimana menggeneralisasi Caesar cipher untuk pergeseran dan 256 ASCII?
  • Mengapa Caesar cipher mudah dipecahkan dengan exhaustive key search?
  • Apa itu ROT13 dan sifat uniknya?

Reference Points

  • IF4020 Kriptografi — Kriptografi Klasik Bagian 1 (Slides 2-30, 41)

Pendahuluan: Kriptografi Klasik

Kriptografi klasik (classical cryptography) sudah ada sejak ribuan tahun lalu hingga ditemukannya komputer digital. Ciri cipher klasik:

  • Hanya memproses pesan dari huruf-huruf alfabet.
  • Menggunakan pena dan kertas — belum ada komputer.
  • Termasuk jenis kriptografi kunci-simetri.

Tiga alasan mempelajari kriptografi klasik: (1) memahami konsep dasar kriptografi; (2) sebagai dasar algoritma kriptografi modern; (3) untuk memahami kelemahan sistem cipher.

Dua Teknik Dasar

Cipher klasik disusun oleh dua teknik dasar:

  1. Substitusi — mengganti huruf plainteks dengan huruf cipherteks. Contoh: MENGANTUKCQBSIBONW.
  2. Transposisi — mengubah susunan/posisi huruf plainteks (disebut juga scrambling, permutasi, pengacakan). Contoh: MENGANTUKTNEAKMNGU. Dibahas di Cipher Transposisi - Columnar dan Rail Fence.

Maka dikenal dua macam cipher: cipher substitusi dan cipher transposisi. Kombinasi keduanya membentuk product cipher / super-enkripsi.

flowchart TD
    C["Cipher Klasik<br/>(kunci-simetri)"]
    C --> S["Cipher Substitusi<br/>ganti huruf"]
    C --> T["Cipher Transposisi<br/>acak posisi huruf"]
    S --> PC["Product Cipher<br/>(super-enkripsi)"]
    T --> PC
    S --> S1["Caesar, ROT13, Affine<br/>Vigenere, Playfair, Hill, Enigma"]
    T --> T1["Columnar, Rail Fence"]

Caesar Cipher

Cipher substitusi paling terkenal. Tiap huruf digeser 3 posisi ke kanan:

Plainteks  : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Cipherteks : D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z A B C

Contoh: temui saya di jembatan merah nanti malamWHPXL VDBD GL MHPEDWDQ PHUDK QDQWL PDODP.

Agar kriptanalisis lebih sulit, cipherteks dikelompokkan ke dalam blok -huruf (mis. 4-huruf: WHPX LVDB DGLM ...) atau semua spasi dibuang.

Rumus Matematis

Setiap huruf dikodekan ke integer (). Caesar cipher:

Contoh enkripsi: ; . Contoh dekripsi: .

Generalisasi

Dengan pergeseran sejauh (kunci rahasia):

Untuk alfabet 256 karakter ASCII, ganti modulus menjadi 256: . Alat bantu klasik: Caesar wheel (roda dua cakram) untuk membentuk tabel substitusi.

Caesar cipher mudah dipecahkan dengan exhaustive key search (brute force) karena hanya ada 26 kemungkinan kunci. Langkah:

  1. Dekripsi cipherteks dengan setiap .
  2. Periksa hasil mana yang berupa kata/kalimat bermakna → itu dugaan kuncinya.
  3. Verifikasi dengan mencoba tersebut pada potongan kriptogram lain.

Contoh: kriptogram XMZVH menghasilkan CREAM pada . Bila dua atau lebih menghasilkan pesan bermakna (mis. HSPPWdolls pada , wheel pada ), uji kedua kandidat pada potongan cipherteks lain untuk memastikan.

ROT13

Di Unix, ROT13 adalah Caesar cipher dengan . Namanya berasal dari net.jokes (1980) dan lazim dipakai di forum online untuk menyembunyikan jawaban teka-teki atau spoiler.

Sifat unik: enkripsi dua kali mengembalikan pesan semula sebab . Jadi dekripsi cukup dengan mengenkripsi ulang. Contoh: ROT13(ROTATE) = EBGNGR.

Summary

Cipher klasik hanya mengolah huruf alfabet dengan pena-kertas dan bersifat simetri; dipelajari untuk memahami konsep dasar, fondasi cipher modern, dan pola kelemahan. Ia disusun dari dua teknik: substitusi (ganti huruf) dan transposisi (acak posisi), yang bila digabung menjadi product cipher. Caesar cipher menggeser tiap huruf 3 posisi: ; digeneralisasi menjadi dengan sebagai kunci (atau untuk ASCII). Karena ruang kuncinya hanya 26, ia jatuh seketika oleh exhaustive key search — coba semua , ambil yang bermakna, verifikasi pada potongan lain. ROT13 () bersifat involutif: . Kelemahan struktural yang lebih dalam (statistik bahasa) dibahas di Cipher Abjad-Tunggal dan Analisis Frekuensi.