Back to IF4020 Kriptografi
Konsep Kriptografi Kunci Publik
Questions/Cues
- Masalah apa pada kriptografi simetri yang mendorong lahirnya kunci publik?
- Bagaimana gagasan Diffie-Hellman (1976) dan apa isi makalahnya?
- Bagaimana cara kerja kunci publik dan kunci privat?
- Persoalan matematika sulit apa yang menjadi dasar keamanannya?
- Apa kelebihan dan kelemahan kunci publik dibanding simetri?
- Apa tiga aplikasi utamanya?
Reference Points
- IF4020 Kriptografi — Kriptografi Kunci-Publik (Slides 2-24)
Masalah Kriptografi Simetri
Sebelum pertengahan 1970-an hanya ada kriptografi kunci-simetri: pengirim dan penerima berbagi kunci rahasia yang sama, dan . Masalahnya: bagaimana membagikan kepada penerima?
- Mengirim kunci lewat saluran publik (telepon, internet, pos) sangat tidak aman.
- Kunci harus dikirim lewat saluran kedua yang benar-benar aman (kurir) atau disepakati lebih dulu secara tatap muka.
- Cara offline itu umumnya lambat, mahal, dan tidak praktis (masalah yang sama dengan OTP, lihat Kelemahan dan Penggunaan OTP).
Sejarah
Pada 1976 Whitfield Diffie dan Martin E. Hellman (Stanford) menulis makalah “New Directions in Cryptography” (IEEE), penemu konsep kriptografi kunci-publik. Makalah itu belum memuat algoritma kunci-publik yang sesungguhnya, hanya konsep dan persoalan matematika yang dipakai.
Cara Kerja
Enkripsi dan dekripsi memakai kunci berbeda:
- Kunci publik () untuk mengenkripsi, tidak rahasia.
- Kunci privat () untuk mendekripsi, rahasia.
Karena kuncinya tidak sama, disebut juga kriptografi nir-simetri (asymmetric-key). Contoh: Bob mengirim ke Alice dengan mengenkripsi memakai kunci publik Alice; Alice mendekripsi dengan kunci privatnya sendiri. Bila Alice membalas, ia memakai kunci publik Bob. Kunci privat tidak pernah dikirim.
sequenceDiagram participant B as Bob participant E as Eve/Carol (penyadap) participant A as Alice A->>B: kunci publik Alice (saluran tak aman) B->>A: C = E(kunci publik Alice, P) Note over E: melihat C dan kunci publik,<br/>tidak bisa mendekripsi A->>A: P = D(kunci privat Alice, C)Analogi kotak surat / PO Box: alamat kotak = kunci publik, kunci kotak = kunci privat. Siapa pun bisa memasukkan surat, hanya pemilik kunci yang bisa membukanya.
Kunci publik dapat disimpan di repositori publik dan dikirim lewat saluran tak aman (bahkan saluran yang sama dengan cipherteks). Penyadap yang melihat cipherteks dan kunci publik tetap tidak dapat mendekripsi karena tak tahu kunci privat. Dasarnya: menghitung kunci publik mudah, tetapi menurunkan kunci privat dari kunci publik secara komputasi hampir mustahil (infeasible), sedangkan enkripsi/dekripsi itu sendiri mudah.
Persoalan Sulit sebagai Dasar Keamanan
Persoalan Definisi singkat Algoritma Pemfaktoran faktorkan menjadi faktor prima (mis. ; ) RSA Logaritma diskrit cari dengan (mis. ); kebalikan perpangkatan modular ( mudah, sulit) ElGamal, DSA, Diffie-Hellman ECDLP diberi titik pada kurva eliptik, cari dengan ECC Knapsack cari dengan Merkle-Hellman Persamaan Diophantine solusi integer non-negatif (bentuk polinom: NP-complete) Diophantine cryptosystem Simetri vs Kunci Publik
Kunci-simetri Kunci-publik Kecepatan lebih cepat lebih lambat (bilangan besar, pangkat besar) Ukuran kunci relatif pendek relatif besar Distribusi kunci harus lewat saluran aman; kunci sering diganti tiap sesi hanya kunci privat yang dirahasiakan, tak perlu dikirim; pasangan kunci jarang diganti Otentikasi pengirim langsung (hanya dua pihak tahu kunci) tidak dari cipherteks (kunci publik diketahui semua orang) Ukuran cipherteks sama dengan plainteks lebih besar (2-4 kali) Bukti keamanan tidak terbukti aman tidak terbukti aman (bergantung asumsi persoalan sulit) Keunggulan lain kunci publik: jumlah kunci ditekan (tiap orang cukup satu pasang; kunci orang lain diambil dari repositori), dapat mengamankan pengiriman kunci simetri, dan beberapa algoritmanya bisa dipakai untuk tanda tangan digital.
Tiga Aplikasi Utama
- Enkripsi/dekripsi pesan: RSA, Rabin, Knapsack, ElGamal, Paillier, ECEG.
- Tanda tangan digital (otentikasi pesan dan pengirim): RSA, ElGamal, DSA, ECC.
- Pertukaran kunci (berbagi kunci simetri): Diffie-Hellman.
Algoritma lain: EPOC, McEliece, XTR, Kyber, Cramer-Shoup, dan lain-lain.
Kriptografi simetri terbentur masalah distribusi kunci. Diffie dan Hellman (1976, New Directions in Cryptography) melahirkan konsep kunci publik: pasangan kunci publik (enkripsi, tidak rahasia) dan kunci privat (dekripsi, rahasia), , , sehingga kunci privat tak pernah dikirim dan kunci publik boleh melewati saluran tak aman. Keamanannya bergantung pada persoalan mudah dihitung searah tetapi sukar dibalik: pemfaktoran (RSA), logaritma diskrit (ElGamal, DSA, DH), ECDLP (ECC), knapsack, Diophantine. Dibanding simetri, ia lebih lambat, berkunci dan cipherteks lebih besar, tak memberi otentikasi langsung, tetapi memangkas jumlah kunci dan membuka tanda tangan digital serta pertukaran kunci. Algoritma paling terkenal dibahas di Algoritma RSA, Algoritma ElGamal, Hybrid Cryptography dan Diffie-Hellman, dan Algoritma Knapsack Merkle-Hellman.
Additional Information
Trapdoor One-Way Function
Secara formal kunci publik memerlukan fungsi satu arah berpintu jebakan (trapdoor one-way function): mudah dihitung ke depan, sulit dibalik kecuali tahu trapdoor (kunci privat). Pada RSA, mudah, memulihkan sulit tanpa (atau faktor ).
Penemuan Paralel di GCHQ
Konsep yang sama ditemukan lebih dulu (1969-1973) secara rahasia oleh James Ellis, Clifford Cocks, dan Malcolm Williamson di GCHQ Inggris (Cocks menemukan setara RSA, Williamson setara Diffie-Hellman), baru dibuka publik pada 1997. Kredit publik tetap ke Diffie-Hellman, dan Ralph Merkle (Merkle puzzles, 1974-1978) dianggap ikut menemukan konsep ini.
Ukuran Kunci Setara
Keamanan setara 128 bit simetri kira-kira setara RSA/DH/ElGamal 3072 bit atau ECC 256 bit (NIST SP 800-57). Itu sebabnya ECC dipakai luas pada perangkat terbatas.
Proyek Eksplorasi Mandiri
- Buat tabel sederhana jumlah kunci untuk pengguna: simetri vs kunci publik , lalu plot untuk hingga 1000.
- Ukur waktu enkripsi 1 MB data dengan AES-256 dan RSA-2048 (blok demi blok) untuk melihat gap kecepatan dan alasan dipakainya hybrid.
Bacaan Lanjutan
- W. Diffie & M. Hellman, “New Directions in Cryptography”, IEEE Trans. Information Theory, 1976.
- Simon Singh, The Code Book, Bab 6 (Alice and Bob Go Public).