Back to IF4033 Keamanan Siber

Worm - Sejarah dan Mekanisme Propagasi

Questions/Cues

  • Apa beda worm, virus, dan trojan horse?
  • Apa fase hidup worm?
  • Pelajaran apa dari Morris worm?
  • Bagaimana kecepatan propagasi worm meningkat?
  • Apa saja strategi propagasi worm?

Reference Points

  • IF4033 Malware (Slides 27-37)

Worm

Worm adalah malware yang mereplikasi diri tanpa host program, mengirim versi lengkapnya ke mesin lain, dan membawa payload (backdoor, spam relay, agen DDoS). Fase: probing → exploitation → replication → payload. Biasanya mengeksploitasi celah layanan yang luas dipakai; dampak: DDoS, botnet, akses/korupsi informasi sensitif.

JenisKetergantungan
VirusKode dalam file/program; bergantung pada intervensi manusia
Trojan horseBergantung pada intervensi manusia
WormMandiri dan menyebar otonom

Biaya Serangan Worm

  • Morris worm (1988): ±6.000 mesin (±10% komputer Internet), biaya ±$10 juta.
  • Code Red (Juli 2001): >500.000 server, ±$2,6 miliar.
  • Love Bug: $8,75 miliar.

Morris Worm dan Pelajarannya

Dirilis November 1988, menyerang VAX dan SUN-3 (Berkeley UNIX 4.2/4.3) dengan mengeksploitasi beberapa kerentanan Unix. Tidak ada kerusakan langsung, tetapi replikasi membebani jaringan dan banyak sistem dimatikan. Pelajaran (Kienzle & Elder): (1) diversity itu baik, (2) program besar lebih rentan, tetapi program kecil tidak otomatis aman, (3) pentingnya password yang baik.

Worm Bersejarah

WormTanggalCiri khas
Morris11/1988Banyak kerentanan, menyebar ke sistem “terdekat”
ADM, Ramen, Lion1998-2001Scanning acak ruang IP; tiga kerentanan; rootkit worm
Cheese6/2001Vigilante worm yang mengamankan sistem rentan
Code Red7/2001Worm Windows signifikan pertama, sepenuhnya di memori
Nimda9/2001Windows: client-ke-server, server-ke-server, dll.
Scalper6/200211 hari setelah pengumuman kerentanan; jaringan P2P
Slammer1/2003Satu paket UDP untuk pertumbuhan eksplosif

Kecepatan Propagasi

Code Red menginfeksi populasi rentan (360.000 server) dalam 14 jam; SQL Slammer (buffer overflow yang tambalannya rilis 6 bulan sebelumnya, MS02-39) menginfeksi populasi rentan dalam kurang dari 10 menit.

Strategi Propagasi

flowchart TB
    W["Propagasi worm"] --> S["Scanning<br/>alamat acak"]
    W --> CS["Coordinated scanning<br/>instance membagi ruang alamat"]
    W --> F["Flash worm<br/>pohon host rentan disiapkan dulu"]
    W --> M["Meta-server<br/>tanya server, mis. Google dork"]
    W --> T["Topological<br/>log, address book, SSH known_hosts"]
    W --> C["Contagion<br/>menumpang komunikasi normal"]

Flash worm secara teoretis dapat menginfeksi 10⁶ host dalam < 2 detik (Staniford), belum teramati di dunia nyata.

Summary

Worm menyebar otonom lewat fase probing, exploitation, replication, payload, berbeda dari virus/trojan yang membutuhkan manusia. Sejarah (Morris 1988, Code Red 2001, Slammer 2003) menunjukkan kenaikan kecepatan dan biaya; pelajarannya: diversity, program besar rentan, dan password baik. Strategi propagasi: scanning, coordinated, flash, meta-server, topological, contagion.