Back to IF5101 Manajemen Data

Enterprise Data Architecture dan Enterprise Data Model

Questions/Cues

  • Apa itu Enterprise Data Architecture dan dua elemen deskripsinya?
  • Apa itu Enterprise Data Model (EDM)?
  • Bagaimana EDM dibangun berlapis (layers)?
  • Apa beda pemetaan vertikal dan horizontal antar model?
  • Apa itu subject area model dan ontologi dalam pemodelan modern?

Reference Points

  • IF5101 — Data Architecture (Slides 24-30)
  • DAMA International — DAMA-DMBOK, 2nd Ed. (2017), Chapter 4.1.4.2 (Enterprise Data Model)

Enterprise Data Architecture

Mendefinisikan istilah dan desain standar untuk elemen yang penting bagi organisasi. Deskripsinya mencakup:

  • Enterprise Data Model (EDM) — model data konseptual atau logis tingkat enterprise yang holistik dan independen dari implementasi, memberi pandangan data yang konsisten lintas enterprise. Memuat entitas data enterprise kunci (konsep bisnis), relasinya, aturan bisnis panduan penting, dan beberapa atribut kritis.
  • Data Flow Design — kebutuhan dan master blueprint penyimpanan dan pemrosesan lintas database, aplikasi, platform, dan jaringan (lihat Data Flow Design).

Membangun EDM Berlapis

EDM dapat dibangun pada berbagai tingkat detail. EDM paling sukses dibangun inkremental dan iteratif, berlapis:

  1. Gambaran konseptual subject area enterprise.
  2. Pandangan entitas dan relasi per subject area.
  3. Pandangan logis terperinci (sebagian berantribut) dari subject area yang sama.
  4. Model logis dan fisik spesifik aplikasi/proyek.
flowchart TD
    L1["Enterprise Conceptual Model<br/>(subject areas)"] --> L2["Subject Area Model<br/>(entitas &amp; relasi)"]
    L2 --> L3["Enterprise Logical Model<br/>(atribut parsial)"]
    L3 --> L4["Project Logical Model"]
    L4 --> L5["Project Physical Model<br/>(tabel/file)"]

Pemetaan Vertikal dan Horizontal

ArahArtiContoh
VertikalModel tiap level terpetakan ke model level lainTabel MobileDevice di model fisik proyek ↔ entitas MobileDevice di model logis proyek ↔ entitas di Enterprise Logical Model (subject area Product) ↔ entitas konseptual Product ↔ Product di Enterprise Conceptual Model
HorizontalEntitas/relasi dapat muncul di beberapa model pada level sama; entitas pada satu topik dapat berelasi dengan topik lain (ditandai external to the subject area)Product Part muncul di subject area Product dan di Sales Order, Inventory, Marketing sebagai tautan eksternal

EDM di semua level dikembangkan dengan teknik pemodelan data seperti ER modeling (lihat folder ER dan Relasional).

Contoh EDM

  • Subject area data model: terdiri dari tiga subject area, masing-masing berisi model data konseptual (ER); relasi boleh melintasi batas subject area; sebuah entitas hanya berada di satu subject area.
  • Subject area model sebagai breakdown definisi bisnis yang mencakup area data tingkat tinggi organisasi.
  • Common subject area model yang berlaku hampir di semua industri, lalu diturunkan menjadi industry-based subject area model sesuai kebutuhan spesifik industri.
  • Ontologi: gambaran besar dan pemahaman konseptual bisnis yang memberi orientasi bagi model aplikasi; pendekatan modern memadukan top-down (ontologi) dan bottom-up (data atoms yang ditautkan ke ontologi).

Summary

Enterprise Data Architecture mendefinisikan istilah dan desain standar lewat EDM (model konseptual/logis holistik independen implementasi: entitas kunci, relasi, aturan bisnis, atribut kritis) dan data flow design. EDM dibangun inkremental dan berlapis dari konseptual enterprise → subject area → logis → model proyek/fisik, dengan pemetaan vertikal antar level dan horizontal antar subject area. Teknik pemodelannya ER; praktik modern memadukan ontologi top-down dengan data atoms bottom-up.