Back to IF5161 Keamanan Data dan Perangkat Lunak
STRIDE dan Pemetaan Kontrol
Questions/Cues
- Apa kepanjangan STRIDE dan siapa yang mengembangkannya?
- Properti keamanan apa yang dilanggar oleh tiap kategori STRIDE?
- Kontrol apa yang cocok untuk tiap ancaman?
- Kapan STRIDE dipakai dan apa batasannya?
Reference Points
- IF5161 — W03 Threat Analysis, bagian “STRIDE” dan “Identify Threats - Illustration”
Apa itu STRIDE
STRIDE adalah metodologi mengidentifikasi ancaman yang dikembangkan Microsoft (1990-an) untuk threat modeling sistem mereka. Fokusnya software-centric dan pada cacat keamanan tingkat komponen: tiap elemen DFD ditinjau terhadap enam kategori ancaman.
Huruf Ancaman Properti dilanggar Deskripsi S Spoofing identity Authenticity Adversary menyamar sebagai pengguna sah T Tampering with data Integrity Data ke/dari aplikasi harus diamankan agar tidak diubah R Repudiation Non-repudiation Pengguna tak jujur menyangkal transaksi karena audit/rekaman tidak memadai I Information disclosure Confidentiality Data pengguna/rahasia terbongkar: hilang kepercayaan dan kerugian finansial D Denial of Service Availability Aplikasi harus siap menghadapi DoS E Elevation of privilege Authorization Pengguna biasa menaikkan perannya ke peran lebih tinggi (admin) Pemetaan Ancaman ke Kontrol
Ancaman ”Apa itu” Teknik software Keamanan lanjutan Spoof Impersonation, social engineering Enkripsi password, tanpa backdoor, secure password Digital certificate, security awareness Tamper No integrity / fraud Validasi input, cegah buffer overrun, tutup resource tak terpakai Authentication, access control, message digest Repudiation ”I did not do that!” Wajibkan password, log transaksi pengguna Transaction logging, digital signature Info disclosure No confidentiality Enkripsi data dan paket, permission minimal Encryption, authentication, secure handling DoS No availability: sistem/jaringan/DB penuh Validasi pengguna nyata (CAPTCHA), uji kegagalan Firewall, Intrusion Prevention System Elevation of privilege Melampaui wewenang Hati-hati pesan error, sembunyikan file sistem, minta approval Access control, segregation of duties flowchart LR S["Spoofing"] -->|"lawan dengan"| A["Authentication"] T["Tampering"] -->|"lawan dengan"| I["Integrity (hash, MAC)"] R["Repudiation"] -->|"lawan dengan"| N["Logging & signature"] ID["Info Disclosure"] -->|"lawan dengan"| C["Encryption"] D["DoS"] -->|"lawan dengan"| AV["Rate limit, redundancy"] E["Elevation"] -->|"lawan dengan"| AZ["Authorization, least privilege"]Catatan Penggunaan
STRIDE menjawab pertanyaan “apa yang bisa salah pada tiap komponen teknis?” Karena software-centric, ia kurang menjawab konteks bisnis (ranah PASTA dan LINDDUN). Setiap hasil perlu ditautkan ke kontrol dan diverifikasi; pelajari juga pemetaan STRIDE ke teknik ATT&CK pada Cyber Kill Chain, MITRE ATT-CK, dan Kasus Capital One.
STRIDE (Spoofing, Tampering, Repudiation, Information disclosure, Denial of service, Elevation of privilege) mengelompokkan ancaman per komponen software dan memetakan tiap kelas pada properti keamanan yang dilanggar. Setiap kategori punya kontrol padanan: authentication, integrity, logging/signature, enkripsi, ketersediaan, dan access control. STRIDE kuat untuk analisis teknis tetapi tidak menimbang risiko bisnis.
Additional Information
STRIDE per Element
Varian praktis STRIDE-per-element memetakan kategori mana yang relevan untuk tiap tipe elemen DFD: external entity (S, R), process (semua), data store (T, R, I, D), data flow (T, I, D). Ini menghemat waktu dibanding memeriksa 6 kategori untuk setiap elemen.
Proyek Eksplorasi Mandiri
- Terapkan STRIDE per element pada fitur login dan checkout aplikasi e-commerce buatan Anda.
- Buat tabel: ancaman → kontrol → bukti verifikasi (test/log).
Bacaan Lanjutan
- Howard & Lipner, The Security Development Lifecycle
- Microsoft Threat Modeling Tool documentation