Back to IF4020 Kriptografi

Serangan Pasif, Aktif, dan Side-Channel

Questions/Cues

  • Apa beda serangan pasif dan aktif berdasarkan keterlibatan penyerang?
  • Apa saja bentuk serangan pasif (interception, traffic analysis) dan metode penyadapannya?
  • Apa empat bentuk serangan aktif (interruption, fabrication, replay, modification)?
  • Bagaimana man-in-the-middle attack bekerja pada pertukaran kunci?
  • Apa itu side-channel attack dan apa saja jenisnya?

Reference Points

  • IF4020 Kriptografi — Serangan pada Kriptografi (Slides 29-52)

Klasifikasi: Pasif vs Aktif

Berdasarkan keterlibatan penyerang dalam komunikasi:

Serangan pasifSerangan aktif
Keterlibatantidak terlibat, hanya menyadapmengintervensi dan memengaruhi sistem
Tujuanmemperoleh data sebanyak-banyaknyamenguntungkan diri (ubah, sisip, hapus, ulang)
Pertahanan utamaenkripsi (confidentiality)integrity/authentication (MAC, tanda tangan)
Deteksisulit (tak meninggalkan jejak)lebih mudah (mengubah aliran pesan)

1. Serangan Pasif

Eve hanya menyadap lalu lintas Alice-Bob untuk memperoleh informasi sebanyak mungkin. Enkripsi pesan mencegah penyadap memahami isi (yang terlihat hanya cipherteks acak). Dua bentuknya:

  • Interception (penyadapan isi pesan).
  • Traffic analysis: mengamati pola lalu lintas (siapa berkomunikasi dengan siapa, kapan, seberapa sering, ukuran pesan) walau isinya terenkripsi.

Contoh Wireshark: memantau network traffic; dengan filtering, protokol tanpa enkripsi menampilkan username dan password dalam plainteks (menegaskan perlunya enkripsi seperti HTTPS).

Metode penyadapan:

  1. Wiretapping: menyadap kabel telepon. Kabel telepon berisi kawat merah dan hijau yang membentuk sirkuit sederhana sehingga mudah disadap secara diam-diam.
  2. Electromagnetic eavesdropping: menangkap radiasi/sinyal elektromagnetik (mis. sinyal radio, GSM sniffing dengan software defined radio).
  3. Acoustic eavesdropping: menangkap suara/getaran (mis. lewat wireless vibrometry).

2. Serangan Aktif

Penyerang mengintervensi komunikasi, dengan cara: menghapus sebagian cipherteks, mengubah cipherteks, menyisipkan cipherteks palsu, me-replay pesan lama, atau mengubah informasi tersimpan. Empat bentuk klasik (Stallings):

  • Interruption: memblokir pengiriman pesan (menyerang availability).
  • Fabrication: memalsukan/membuat pesan baru.
  • Replay: mengirim ulang pesan sah lama (Serangan Berdasarkan Tujuan Penyerang).
  • Modification: mengubah isi pesan di tengah jalan.

Man-in-the-Middle (MITM)

Contoh serangan aktif yang sangat berbahaya. Mallory berada di antara A dan B pada pertukaran kunci publik/Diffie-Hellman:

sequenceDiagram
    participant A as User A
    participant M as Man in the Middle
    participant B as User B
    A->>M: "I'm A. My public key is 34..A1"
    M->>B: "I'm A. My public key is 57..83"
    B->>M: "I'm B. My public key is 27..E5"
    M->>A: "I'm B. My public key is 57..83"
    Note over A,M: Kunci rahasia A-M (Diffie-Hellman)
    Note over M,B: Kunci rahasia M-B (Diffie-Hellman)
    A->>M: pesan terenkripsi kunci A-M
    M->>B: dibaca/diubah, dienkripsi ulang kunci M-B

Masing-masing korban merasa memiliki kunci rahasia dengan lawan bicaranya, padahal sebenarnya dengan Mallory, yang dapat membaca dan mengubah seluruh pesan. Akar masalahnya: kunci publik tidak diotentikasi. Solusinya sertifikat digital / tanda tangan (materi kunci publik).

Serangan Side-Channel

Tidak menyerang matematika algoritmanya, tetapi memanfaatkan informasi yang bocor ketika algoritma dijalankan pada perangkat fisik:

  1. Timing attack: memanfaatkan perbedaan waktu eksekusi untuk menyimpulkan kunci.
  2. Power analysis: menganalisis konsumsi daya perangkat saat operasi kripto, yakni SPA (Simple Power Analysis) dan DPA (Differential Power Analysis).
  3. Electromagnetic (EM) attack: menganalisis radiasi elektromagnetik perangkat.
  4. Fault injection: sengaja menimbulkan kesalahan pada perangkat/komputasi lalu menganalisis output yang salah, contohnya DFA (Differential Fault Analysis).
flowchart TD
    S["Serangan pada Kriptografi"]
    S --> P["Pasif<br/>interception, traffic analysis"]
    S --> A["Aktif<br/>interruption, fabrication,<br/>replay, modification, MITM"]
    S --> SC["Side-channel<br/>timing, power (SPA/DPA),<br/>EM, fault (DFA)"]

Summary

Menurut keterlibatan penyerang, serangan pasif hanya menyadap (interception, traffic analysis; via wiretapping, electromagnetic, atau acoustic eavesdropping; contoh Wireshark membaca password plainteks) dan dilawan dengan enkripsi, sedangkan serangan aktif mengintervensi: interruption, fabrication, replay, modification, dengan man-in-the-middle sebagai contoh paling berbahaya (kunci publik yang tak diotentikasi memungkinkan Mallory berbagi kunci terpisah dengan A dan B). Terpisah dari keduanya, side-channel attack menyerang implementasi fisik, bukan matematika: timing, power analysis (SPA/DPA), electromagnetic, dan fault injection (DFA). Pelajarannya: cipher yang kuat secara matematis tetap dapat gagal karena protokol, otentikasi, atau kebocoran fisik. Klasifikasi serangan ini melengkapi Serangan Berdasarkan Informasi yang Dimiliki dan Serangan Berdasarkan Tujuan Penyerang.